GEBYAR KESENIAN THAK-THAKAN TUBAN 2025 TAMPILKAN SEMBILAN KELOMPOK DAN RATUSAN SENIMAN DI DESA BELIKANGET, KEC. TAMBAKBOYO
Suasana malam di Lapangan Desa Belikanget, Kecamatan Tambakboyo, berubah semarak dengan digelarnya Gebyar Kesenian Thak-Thakan Tuban 2025, Sabtu (8/11) pukul 19.00 WIB. Acara ini menjadi bagian dari Rangkaian Hari Jadi ke-732 Kabupaten Tuban ini menampilkan sembilan kelompok kesenian Thak-Thakan dari berbagai desa di Kecamatan Tambakboyo.
Kegiatan ini menjadi ajang pelestarian seni tradisional khas masyarakat pesisir utara Tuban, sekaligus ruang ekspresi bagi para seniman lokal untuk menampilkan kreativitas dan kekompakan dalam memainkan seni Thak-Thakan yang dikenal dengan irama ritmis dan gerak energik.
Dalam sambutannya, Siti Umi Hanik, ST., MT. selaku Plt. Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata Kabupaten Tuban menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menjaga eksistensi seni tradisi agar tetap diminati oleh generasi muda. “Melalui Gebyar Kesenian Thak-Thakan ini, kami berharap semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap budaya lokal terus tumbuh di kalangan masyarakat,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak sore hari. Warga dari berbagai penjuru desa di Tambakboyo memadati area lapangan untuk menyaksikan penampilan kelompok kesenian favorit mereka. Setiap kelompok menampilkan gaya khas masing-masing, memadukan unsur tradisi dengan sentuhan kreasi modern yang memikat penonton.
Acara berlangsung meriah hingga malam hari dengan penuh semangat kebudayaan. Gebyar Kesenian Thak-Thakan Tuban 2025 tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga momentum penting untuk memperkuat identitas budaya daerah serta menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan seni tradisional.
Komentar
comments powered by Disqus