FESTIVAL PANTURA EKSOTIS (PANSOS) TAHUN 2023, BUKTI GELIAT EKONOMI KREATIF DI TUBAN

Share: Facebook Twitter

Geliat ekonomi kreatif (ekraf) di Kabupaten Tuban terus berkembang seiring masifnya event yang digelar oleh Pemkab Tuban maupun komunitas.

Salah satu event yang sukses digelar adalah Festival Pantura Eksotis (Pansos). Acara yang mengambil tema Teras Ekonomi Kreatif dan Inovasi (Terasi) ini, dilaksanakan mulai Minggu (03/12) siang hingga malam.

Dalam acara penutupan, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky beserta Forkopimda, Sekda Tuban, Kepala OPD hadir menyaksikan pertunjukan. Semua larut dalam sajian teater musikal, hingga menyanyikan lagu  keroncong bersama grup Keroncong Gandaraloka.

Bupati menyampaikan kebanggaannya kepada para talenta Kabupaten Tuban yang telah menyajikan pertunjukan spektakuler. Ia mengajak kepada para insan kreatif untuk tidak berhenti berkreasi, merangkai mimpi besar, dan bersama mewujudkannya. 

“Saya bangga kepada teman-teman semua. Anak Tuban memiliki talenta yang hebat, tak kalah dengan daerah lain. Ini lah anak Tuban yang membanggakan, yang kreatif, inovatif, dan menjadi pelopor,” kata Mas Lindra bangga. 

Dia menegaskan, Pemkab akan terus mendukung kemajuan ekraf sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah. Pihaknya akan terus mewadahi para insan kreatif, untuk bisa berkarya. 

“Di semua sektor ekraf, baik seni, wisata, dan UMKM,” ujar Mas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban Emawan Putra menjelaskan,  acara Pansos  bertujuan untuk membuka ruang kreasi bagi ekosistem ekraf di Kabupaten Tuban. 

Dengan melibatkan pelajar, pelaku UMKM, komunitas teater, ekraf Tuban, hingga pelaku seni budaya, Pansos sukses menjadi wadah para insan ekraf untuk berkreasi, bertukar pikiran, sekaligus memasarkan produk mereka. 

“Kita mulai dari acara Talk Show QNA bertema kelautan, lalu festival ngulek sambel terasi bersama, hingga ditutup malam ini dengan penampilan para seniman Tuban,” ungkap Emawan kepada reporter Pradya Suara.  

Emawan mengungkapkan, saat ini ekraf di Kabupaten Tuban mulai bertumbuh, namun masih ada hal yang perlu mendapat perhatian. Menurutnya, ekraf perlu didorong sesuai aspek budaya teknologi, kreativitas, ekonomi masyarakat, dan perubahan lingkungan ekonomi global. 

Pembangunan di bidang wisata dan ekraf tidak akan bisa berhasil tanpa peningkatan peran serta masyarakat dalam pengembangan ekraf.

“Jadi memang perlu digalakkan dalam berbagai kesempatan dalam upaya meningkatkan potensi produk lokal,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian penghargaan Tuban Parekraf Award sebagai apresiasi kepada insan kreatif Tuban.

sumber : https://tubankab.go.id/

Komentar

comments powered by Disqus

Berita Terbaru

Berita Terpopuler